Kamis, 27 Juni 2013

cloudy in my heart ~~ hope u like, throw ur thumb n' leave ur coment




"cloudy in my heart"


mencinta sangat lumrah . mencintai seseorang lebih lumrah.
ada kala nya cinta itu hanya sebuah kata argument yang entah siapa yang mengatakannya.
ada kala nya juga cinta itu fakta. fakta bahwa cinta itu ada disetiap individu di bumi ini.
mengatakan bahwa kita mencinta bukan berarti kita mencintai nya sepenuh hati . tapi, kita mengatakannya karna kita ingin bukan butuh.
cinta karna ingin bukan lah cinta tapi hanya hasrat semu saja.

bagi seseorang yang ambigu seperti kita cinta hanya sebuah simbol dari rasa ingin memiliki.
cinta hanya hasrat yang mengubah cara pandang kita terhadap seseorang.
cinta bukan berarti kita harus mengatakannya cukup merasakan kita sudah tau bahwa itu cinta . cukup memendam tanpa menyakiti itupun cinta.

terlalu rumit jika kita membandingkan arti cinta dengan realisasinya.
realita sungguh mengejamkan. jangan melakukan segalanya jika kita tak bisa. realita seprti itu lah yang akan kita hadapi jika memiliki cinta. memiliki rasa cinta pun mengakibatkan realita kehidupan kita menjadi berwarna, berwana hitam dan abu-abu. karna kita tidak akan pernah tau warna apa yang sedang menunggu kita untuk menjalani hidup yang semu ini.
sebagai seorang manusia kita lah yang akan menentukan seperti apa jalan kita . dan seperti apa tindakan kita. tidak perlu berbasa basi dengan melakukan ini itu, cukup melakukan segalanya dengan lumrah yang ada. bagi seseorang yang lemah seperti kita apapun akan bisa terhindar jika kita melakukannya dengan bijaksana. karna dunia ini hanya lah film dengan kita sebagai aktris dan aktor sedangkan tuhan sebgai leader dan volunteer.

ada berjuta kisah di dunia ini. kisah kasih sedih gembira sengsara semua ada di sini. didunia maya maupun nyata kisah tetap berlanjut. tanpa adanya kisah kita bukan lah manusia. karna manusia juga lah si-producer itu. manusia makhluk yang memiliki kecerdasan diatas malaikat tapi manusia makhluk hina dibanding syaitan. manusia sungguh kejam jika kita membandingkan dengan makhluk lain. memiliki otak dan pemikiran tapi slalu saja berbelok. seperti halnya manusia terhadap cinta yang secara nyata dan real hanya sebuah huruf-huruf yang dirangkai dan berfungsi sebagai pewakil suatu perasaan.manusia memanfaatkan cinta untuk kepentingannya bukan kebutuhannya tapi keinginannya. cukup cinta menjadi ba-bi-bu masyarakat umum. karna jika mereka tau arti cinta sebenarnya mereka tidak akan pernah ingin meimilikinya.

cinta. "aku mencintai mu". mungkin itu yang  sering kita dengar. mencintai mu?? benarkah?? mungkin itu hanya lah sebuah sensasi. karna cinta dapat saja ber-tranformasi menjadi benci . dan benci dapat menjadi cinta . kata-kata kuno yang selalu membyangi kita adalah hati-hati jika benci sama orang karna bisa saja kamu mencintainya.
begitu kuno nya kata-kata itu sampai membekas difikiran setiap individu. tapi itu lah hidup selalu ada tradisi dan slalu men-tradisi.

seperti semua itu lah kisah seorang mahasiswa muda yang dengan hanya berbekal umur 18th ia sudah siap untuk lulus. mahasiswa termuda yang tidak akan pernah dibayangi oleh hantu MA (Mahasiswa Abadi). memiliki otak yang encer dan wajah bak artis korea, mahasiswa ini menjadi idaman setiap mahasiswi dan ibu-ibunya. berasal dari keluarga menengah dan hampir kebawah tidak membuat laki-laki ini patah semangat untuk tidak berbelok menjadi seorang pekerja. ia akan tetap lurus maju kedepan untuk selalu menjadi seorang pelajar. karena baginnya belum saatnya bekerja jika ia belum tamat belajar.

lulus dari SD dengan puluhan tepuk tangan membuatnya maju berlangkah-langkah puluhan kilo. sejak TK-SD ia bersekolah di kampung nya. kampung yang jauh akan gedung-gedung penembus langit dan berbagai macam modernisasi. tapi kini, ia tlah berkamuflase menjadi seseorang yang modern sejak SMP-SMA-MAHASISWA.
"OZI, bukumuuuu...O." teriak ecik teman satu les"an yang kini menjadi satu jurusan.
"apaan?!" jawabnya dengan sikap keras nya.
"bukumu" sambil mengajukannya dihadapan ozi dengan getaran yang membabibuta dari mata hingga unjung kaki.
"hm. thx. gausah gemeteran gitu biasa aja. gue cabut dulu."
"i..i..iya. gu..gu..gue ga gemeter kok. maksih ya."

Ecik Collins adalah seorang mahasiswi yang terbilang masih muda bahkan anak-anak walaupun umur nya ga sebanding sama tingkah lakunya. cewe ini lahiran di German, 4 tahun disana 16 tahun di Indonesia. cewe ini kembangnya kampus. selain rambutnya yang pirang kaya habis dicat dan kulitnya putih kinclong tanpa gosong di satu titik manapun cewe ini juga aktif di berbagai organisasi di kampusnya. cewe yang kadang jadi cewe songong ini kadang juga bisa jadi cewe pemurung, riang, ramah, kadang juga galak. menurut teman-teman mereka cewe inilah satu-satu cewe yang selalu mengalami PMS (Pra-menstruasi) karna ga tentu banget suasana hatinya. mudah BM (bad mood) mudah nggak dan mudah Marah mudah nggak juga. satu kaata FREAK tapi cantik dan berbakat. itu lah manusia, penuh dengan keanekaragaman.

ecik memiliki perasaan kepada Ozi mahasiswa yang akan lulus sebentar lagi ini sejak ia satu bimbel dengannya. tahapan ia jatuh hati pada ozi pun dimulai dari tatap pertama di bimbel. secara ringkas sepertiini.
1. bertatapan di depan motor masing-masing
2. ngga sengaja beli jajan yang sama dan bayar dengan uang yang sama dengan nasib yang sama. ga ada kembaliannya.
3. ngga sengaja duduk sebelahan di kursi duduk ruang tunggu
4. ngga sengaja ketemu di tangga yang sempit dan parah nya cowo itu(ozi) senyum

semua itu terjadi secara ngga sengaja . dan kini secara sengaja
1. gue tabrakan diri gue sampai buku-buku pada jatuh kaya difilm gitu
2. gue pura-pura kesandung didepannya
3. pura-pura guru bimbel gak masuk dan jadideh satu guru sama dia, satu pelajaran sama dia dan satu ruangan. owh mampus, gue tergila-gila sama itu orang.
semua yang gue lakuin pun berhasil. saat nunggu jemputan akhirnya gue tau siapa nama nya, gue tau dia sekolah mana dan parahnya gue sampe terperanjat waktu dia cerita mengenai umurnya. gila bookk.. gila tujuh turunan. dulu waktu dia mau lulus SMA umurnya baru nginjak 15th. oke gue ngga heran kalau sekolah nya cepet karena dari SMP-SMA ikut sekolah acceleration (percepatan 2thn). oke gue itu faham tapiii umurnya?? childish banget ngga kaya gue umur adult tingkah laku childish. emang otak dewa tuh bocah.

kini kisah pra-mahasiswa pun dimulai. antara ozi dan ecik. mahasiswa dan mahasiswi yang paling banyak mendapat tepuk tangan dari satu kampus dan paling banyak mengumpulkan piala. seperti piala itu adalah tugas bagi mereka yang perlu dikumpulkan secepat mungkin bukan kapan-kapan saja. diantara mereka berdua ternyata terselip perasaan yang sama. tetapi karna kondisi, dan situasi mebuat mereka berdua hanya memendam nya. memendam sependam-pendamnya sampai tak ketara. permulaan rasa sakit memang ada tapi merekalah aktor dan aktris itu. mereka lah yang berperan jadi sesakit apapun itu mereka lah yang merasakan.tapi ada kalanya rasa sakit itu ber-metamorfosis menjadi rasa berbunga. karna bagi ecik sakit ada tapi penuntasan sakit pun ada. ia lah sang primadona itu ialah casanova dan supernova dan ia lah badai itu.
dulu ia tergila-gila akan cinta semu 2thn nya tapi sekarang ia muak akan cinta nya itu. tapi ia tidak pernah bosan mengumpulkan percikan rasa demi rasa, rindu demi rindu, dan sayang demi sayang.

sudah berlanjut cinta ozi terhadap ecik hampir sampai 3thn. ia tau betul bagaimana perasaan nya. mungkin hanya kelulusannya lah yang menentukan akan kah ia akan menemukan seseorang lain disana atau ia hanya stay di ecik seorang. semua itu hanya lah ilusi yang selalu ia bayangkan. ilusi menghantui nya setiap ia bertemu dengan nya. ilusi itu bagaikan hantu penasaran yang mati dengan paksaan dan bergentayangan dari siang hingga malam. cukup berbelit-belit kisah cinta nya. menangispun tidak akan cukup untuk menuntaskan. jika ia bisa ia ingin mengatakan kepada tuhan

"tuhan, kenapa aku harus menjadi diriku kenapa aku tidak menjadi orang itu dan kenapa orang itu selalu menginginkan apa yang ku inginkan dan kenapa orang itulah yang  selalu memenangkan game ini tuhann??"

ia selalu menceritakan apa yang ia rasakan kepada tuhannya.

"tuhan aku sangat percaya bahwa tuhan itu adil. tapi kenapa aku belum merasakan keadilanmu itu. apa karna aku punya kelebihan lain??"

lagi. ia menceritakan lagi kisahnya.

"tuhan hari ini aku bertemu dengan nya. tapi ia bersama dengan orang yang kubenci. boleh kah aku memusnahkannya tuhan?? atau mungkin aku harus menyingkirkannya. aku hanya ingin jari yang ia genggam adalah jari ku bukan jarinya."

lagi. lagi. ia menceritakan lagi.

"tuhan ia makan bersamanya. dan aku ada dihadapan mereka. mereka bercanda tertawa, tersenyum, bersamaku seperti tidak pernah terjadi apa pun padahal sesuatu yang dahsyat telah terjadi didalam hati ku. ledakan demi ledakan saat aku melihat senyum indah itu ia tunjukkan bukan untukku tapi untuknya. tidak kah wanita dihadapanku itu tidak merasa ingin memiliki ku karna kelebihan ku?? aku selalu ingin menjadi seperti deddy corbuzier tuhan.. aku ingin membaca fikirannya , membaca hati nya adakah terselip sedikit rasa terhadapku?? jika ada aku akan melakukan segalanya agar ia bisa melihatku bahwa aku lah orang yang selalu menyelipkan rasa demi rasa dan cinta demi cinta itu bukan lelaki yang disamping nya. tuhan berkati lah aku dengan mukjizatmu."

setelah sekian tahun ia memendamnya ini lah action nya.

"tuhan hari ini ada perayaan, kuatkan aku karna ia pasti akan bersama lelaki itu, kuat kan dan tabah kan aku tuhan, dan tolong berikan aku mukjizatmu hanya untuk hariini tuhan."

20.00 WIB perayaan kelulusan "Prom Night"

"yaa.. prom night kali ini akan segera kita buka. selamat berpesta dan bersenang-senang. tapi ingat sebentar lagi takdir baru kita akan menyambut. kemanakah kita akan melangkah?! ikuti kata hati mu. hatimu yang akan menuntumu kemana kamu akan maju. dan hati mu lah yang akan membawa mu kemana dirimu akan melabuh. happy ur finally?!" pesan terakhir dari ketua penyelenggara 'Ecik'.

ya, ecik benar. ikuti kata hati. tapi haruskah aku melakukannya sekarang?? benarkah aku harus melakukannya?? aku ingin dia tau bahwa aku mau dia tau aku mencintainya. tapi aku belum siap menghadapi takdir apa yang ada dihadapanku nanti. tapi mungkin ini kesempatan terakhir ku mengatakan. dia akan segera pergi. begitupun aku. aku akan segera mengatakan dan semua akan berakhir. aku akan kembali hidup normal. ya. aku akan mengatakannya.

"hai bocah, sendirian aja nih." sapa ecik ke ozi yang duduk lesu sendirian di pojokan.
"oh ngga kok nih sama kursi."
"haha, bisa aja ya loe. sana gabung sama temen-temen. liat deh muka loe kaya orang bayak utang tau ngga."
"gue emang lagi mikir sesuatu tapi bukan utang juga."
"terus apaa?? cerita dong.cerita" sambil duduk disamping ozi.
"kepo ya loe?!" dengan nada sarkastik.
"ah elo zi, di kepo in ngga mau. dikalahin ngga mau. di bodohin ngga bisa. terus mau diapain??"

sontak ozi pun terperanjat. fikiran-fikiran untuk berkata jujur pun terbersit di otaknya. ia berdiri kaku, gemetar, keringat dingin bercucuran. hal itu pun dilihat cermat oleh ecik yang bingung akan tingkah laku ozi yang tiba-tiba berubah.

"zi, kebelet boker? atau pipis? disini emang gerah tapi ngga sampai keringetan gitu. apa jangan-jangan kamu sakit?" tanya ecik di depan wajah ozi dengan satu tangannya mencengkaram bahu ozi.

"zi,loe kenapa sih? ya ampun keringet loe.." sambil menyeka keringat ozi dengan sapu tangan milik ecik.

"cik, gue.." pengakuan ozi pun dimulai.
"keringetan? iya gue tau kok."
"bukan.."
"terus kenapa? pingin boker??"
"bukan cik, tapii"
"tapi kenapa? ngomong dong susah amat sih ngomong kamu itu kaya azis gagap tau ngga. kamu kenapa? pingin pipis? tuh toilet belakang kamu."
"O.O.N banget sih kamu cik."
"maksud kamu tuh apa? gue bicara baik-baik ya." dengan nada tinggi
"loe tuh bego atau apa sih, peka dong jadi orang."
"eh emang loe tuh siapa. gue emang bego dibanding loe. tapi gue ngga sehina loe. loe kira temen-temen dibelakang loe pada muji loe gitu aja? asal loe tau ngga ada satu orang pun yang mau jadi temen loe. dasar cowo udik. norak. miskin. kalau bukan karna uang dari bokap kiata-kita loe ngga bakal bisa sekolah disini dan terkenal disini. se-pintar apa loe emangnya. loe hanya ngandelin pengetahuan buku aja. mana pengetahuan umum loe? dasar udik. satu kata dari gue. CUKUP hari ini loe tambah buat gue jadi benci sama loe."
"jadi selama ini loe benci ke gue?!"
"iya. semua anak-anak juga tau. loe itu penghalang bagi gue."
"segitu bencinya kah loe ke gue?"
"iya. benci,benci. sungguh sungguh benci. seakan-akan tangan gue ini ingin menyingkirkan loe sendiri. asal loe tau dari 1000 cewe yang muja loe hanya gue yang bakal berpaling dari loe."
"tapi cik, selama ini gue ngga pernah nyusahin hidup loe. gue berkarya loe pun berkarya. gue pemenang loe pun pemenang!"
"di dunia ini hanya ada satu pemenang. dan loe pasti tau itu"
"tapi cik, gue.."
"apalagi? jangan pernah ucapkan satu kata pun yang akan buat gue tambah benci sama loe. cukup sampai disini."
"owh, oke. loe kira hanya loe yang selama ini tertekan haa??. loe kira hanya loe yang ingin terkenal. oke gue akui pengetahuan umum gue nol besar. tapi asal loe tau gue sekolah disini murni keringat gue. bukan karna orang belakang maupun pintu belakang. hanya orang-orang sepertimu yang akan melakukan suatu hal yang hina itu. kamu lebih hina dibanding seekor anjing di tempat pembuangan sampah."

mereka pun bertatap-tatapan menunjukkan rasa benci terhadap dirinya masing-masing. rasa cinta yang terselip diantara mereka kini sudah usang dan berpindah rasa menjadi benci. hanya sebuah kata yang terucap dan kejadian dahsyat itu pun terjadi. sungguh diluar bayangan mereka berdua. kini bagi mereka yang ada dihadapan hanyalah sebuah batu besar yang sangat usang perlu dihajar agar dapat pelajaran biar nanti ada penyesalan. 
karna ego masing-masing tidak ada dari mereka pun yang mengakatan kata maaf. sedetik pun mereka tidak berpindah dari posisi semula. api yang membara masih terasa diantara mereka. Mungkin cinta itu kejam tapi tidak se-kejam jika kita merasakan.

setelah beberapa menit berlalu akhirnya sesi tatap-menatap pun usai. sebelum usai suatu kejadian tak terduga pun terjadi. ozi terjatuh kedepan akiibat dorongan temannya dari belakang. ia menimpa ecik yang jelas-jelas sudah mundur satu langkah. mungkin ini lah yang dimaksud tuhan sebagai mukjizat. dan mungkin ini lah awal dari transformasi dari cinta ke benci kembali ke cinta.
jatuh ter telungkup dengan bibir ecik dan ozi menempel satu sama lain seperti ada lem yang menyatukan. tapi mungkin memang itulah lem. lem dari cinta mereka berdua yang sudah sekian tahun mereka pendam.

ruangan yang penuh dengan makhluk hidup itu hening seketika. bagi mereka berdua yang terdengar hanya suara nafas, desiran darah yang mengalir cepat memompa jatung berdetak kencang. nafas mereka hanya tercekat sampai bibir mereka. begitu lembut dan tenang. perasaan mereka bersatu padu. tanpa kompromi apapun jantung mereka berdetak cepat seirama musik rock metal, gebukan drum perkusi, dan tabuhan bedug masjid. hembusan angin surga meyertai mereka. sampai pada akhirnya mereka tersadar. ozi terlonjak kaget melihat semua orang memandanginya. ecik hanya bisa terpaku. terbujur kaku seperti zombi bengun tidur. sampai pada akhirnya ia tersadar. dan ozi pun membawa nya menuju tempat yang jauh dari keramaian. ia akan mengaku sekarang hati nya sudah menggebu-gebu. ia ingin melihat akhir kisah nya. mungkin merana.

"cik, aku ingin bilang kalau aku suka sama kamu." dengan suara bergetar ia pun melanjutkan."mungkin aku memang hina. tapi orang hina ini sudah mencintai mu jauh sebelum aku tau bahwa rasa cinta ini buat kamu cik."

"zi, kamu benar lebih hina aku daripada anjing. aku hanya tidak suka direndahkan oleh orang lain tapi menit yang lalu kamu menyadarkanku betapa rendahnya aku ini."
"ngga cik, kamu yang terindah. tidak ada kata hina dan rendah dari sosok mu ini. maafkan aku cik"

"ngga zi, aku yang harus minta maaf"

"maaf cik, tapi aku mencintai kamu"

"zi, bagiku cinta hanyalah sebuah simbol dari rasa ingin memiliki. sedangkan memiliki adalah hasil dari perjuangan dan pengorbanan. apa kamu sudah berkorban demi aku? cinta baruku sudah 1thn dan sudah banyak mengorbankan apapun. bukan hanya harta tapi perasaan dan martabat. mungkin benar kalau diawal pertama aku tergila-gila akan cinta 1thn ku. tapi mungkin benar juga bahwa aku sudah jenuh akan cinta 1thn ku ini. mungkin kamu akan menyesalinya. aku ingin bersama mu. aku lebih dulu meyukai mu dibanding yang kau tau. bukan hanya menyukai tapi juga mencintai. tapi itu terlalu semu bagi ku."

"cik, jika aku tau sesungguh nya tidak akan ada yang semu bagi cinta kita. aku akan melakukan segalanya untuk ku bisa bersama mu cik. aku sungguh dan sangat mencintai mu."

"cinta mu hanya hasrat semata zi. membuatnya menjadi nyata tidak mudah seperti yang kau katakan. kau akau melakukan segalanya?? justru aku yang harus melakukan segalanya itu. aku ingin kita bersama tapi tidak dengan orang lain mengetahuinya."

"apa mungkin maksud mu kita bersama tapi kamu masih bersama dia?!"

"lalu apa yang harus ku lakukan? keluarga mereka sudah mengetahui ku, begitu pun keluarga ku. sangat sulit untuk ku melepaskan. sangat sulit juga buatku nyakitin dia. tapi aku juga ngga ingin kamu sakit zi.. aku ngga ingin kesempatan kedua. aku ingin memilikimu. tapi semuanya terlambat. jika posisi kita terbalik apa yang bakal kamu lakuin?"

"cik mungkin ini memang sulit, tapi kalau untuk menjadi bayang-bayang mu aku ngga sanggup."

"bukankah selama ini kamu sudah menjadi bayanganku" dengan cucuran air mata ia mengungkapkan segalanya. "aku menunggu sekian tahun pengakuanmu. dari dulu aku takut hal ini akan terjadi. ketika kamu mengakui hal ini, rasa ingin memilikimu bertambah zi. kamu yang selalu memulai nya. bukan kah kamu yang harus bertanggung jawab??"

dengan memegang tangan ecik erat-erat ia pun mengaku "aku memang terlambat. salahkan aku tapi maafkan aku. aku terlalu pengecut untuk mengakuinya. aku akan bertanggung jawab atas segalanya. rasa cinta ku ini bukanlah untuk rasa ingin memiliki. pengakuan ku ini bukan untuk membuatmu bingung aku hanya ingin kau tau bahwa aku selalu dan akan mencintaimu. lakukan apapun yang ada didepan mu. akan akan menunggu di ujung jalan perjalananmu. aku akan menanggung semua beban ini. tetap maju lah kedepan jangan biarkan matamu menoleh kebelakang. ingat aku akan selalu ada di akhir perjalananmu." tangan yang halus dan lembut itu pun perlahan lepas dari genggaman. tetesan demi tetesan jatuh membabibuta. isakan tangis hanya perwakilan tapi erangan hati tidak ada yang tau siapa yang mendengar.

"zi, aku cinta kamu zi"

"makasih cik, dan maaf. besok penerbanganku ke Australia sekaligus penerbangan mu ke Jepang. aku ingin kamu bahagia disana bersamanya. aku akan selalu menunggumu dan menyusulmu kesana. maaf."

"zi..."

dengan tegap dan tabah ozi pun mengakui bahwa ini lah takdirnya. ia akan selalu mengakui bahwa dialah pengecut itu. sesuai nama nya ozi SUCKspieres. ia melangkah disertai tetesan air mata di pipinya. tangisan ecik membuatnya berhenti melangkah ia berputar dan kembali menemui ecik. untuk terakhir, ia mencium bibir ecik yang basah akan air mata. ciuman itu sebagai akhir tanda perpisahan cinta semu mereka. tidak ada yang tau begaimana mereka menghadapi terpaan perasaan yang sampai sekarang masih sama. bertahun-tahun mereka memendam. berbulan-bulan mereka merasakan sakit itu. dan inilah akhir kisah cinta mereka. dibalik semua nya kisah cinta sangat lah rumit. berbelit-belit sampai yang mengalami lari terbirit-birit. kisah cinta mereka berakhir di berbagai belahan dunia. tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjut nya karna kita hanya penonton dan pemberi alur cerita. dan merekalah sang producer sekaligus aktris dan aktor itu. akan kah tuhan berperan dalam kisah selanjutnya?? jawabannya mungkin YA. sebagai rescue.

Tidak ada komentar: