"cloudy in
my heart"
mencinta sangat
lumrah . mencintai seseorang lebih lumrah.
ada kala nya
cinta itu hanya sebuah kata argument yang entah siapa yang mengatakannya.
ada kala nya juga
cinta itu fakta. fakta bahwa cinta itu ada disetiap individu di bumi ini.
mengatakan bahwa
kita mencinta bukan berarti kita mencintai nya sepenuh hati . tapi, kita
mengatakannya karna kita ingin bukan butuh.
cinta karna ingin
bukan lah cinta tapi hanya hasrat semu saja.
bagi seseorang yang ambigu seperti kita cinta hanya sebuah simbol dari rasa ingin memiliki.
cinta hanya
hasrat yang mengubah cara pandang kita terhadap seseorang.
cinta bukan
berarti kita harus mengatakannya cukup merasakan kita sudah tau bahwa itu cinta
. cukup memendam tanpa menyakiti itupun cinta.
terlalu rumit jika kita membandingkan arti cinta dengan realisasinya.
realita sungguh
mengejamkan. jangan melakukan segalanya jika kita tak bisa. realita seprti itu
lah yang akan kita hadapi jika memiliki cinta. memiliki rasa cinta pun mengakibatkan
realita kehidupan kita menjadi berwarna, berwana hitam dan abu-abu. karna kita
tidak akan pernah tau warna apa yang sedang menunggu kita untuk menjalani hidup yang semu ini.
sebagai seorang
manusia kita lah yang akan menentukan seperti apa jalan kita . dan seperti apa
tindakan kita. tidak perlu berbasa basi dengan melakukan ini itu, cukup
melakukan segalanya dengan lumrah yang ada. bagi seseorang yang lemah seperti
kita apapun akan bisa terhindar jika kita melakukannya dengan bijaksana. karna
dunia ini hanya lah film dengan kita sebagai aktris dan aktor sedangkan tuhan
sebgai leader dan volunteer.
ada berjuta kisah
di dunia ini. kisah kasih sedih gembira sengsara semua ada di sini. didunia maya
maupun nyata kisah tetap berlanjut. tanpa adanya kisah kita bukan lah manusia.
karna manusia juga lah si-producer itu. manusia makhluk yang memiliki kecerdasan
diatas malaikat tapi manusia makhluk hina dibanding syaitan. manusia sungguh
kejam jika kita membandingkan dengan makhluk lain. memiliki otak dan pemikiran
tapi slalu saja berbelok. seperti halnya manusia terhadap cinta yang secara
nyata dan real hanya sebuah huruf-huruf yang dirangkai dan berfungsi sebagai
pewakil suatu perasaan.manusia memanfaatkan cinta untuk kepentingannya bukan
kebutuhannya tapi keinginannya. cukup cinta menjadi ba-bi-bu masyarakat umum.
karna jika mereka tau arti cinta sebenarnya mereka tidak akan pernah ingin
meimilikinya.
cinta. "aku
mencintai mu". mungkin itu yang
sering kita dengar. mencintai mu?? benarkah?? mungkin itu hanya lah
sebuah sensasi. karna cinta dapat saja ber-tranformasi menjadi benci . dan
benci dapat menjadi cinta . kata-kata kuno yang selalu membyangi kita adalah
hati-hati jika benci sama orang karna bisa saja kamu mencintainya.
begitu kuno nya
kata-kata itu sampai membekas difikiran setiap individu. tapi itu lah hidup
selalu ada tradisi dan slalu men-tradisi.
seperti semua itu
lah kisah seorang mahasiswa muda yang dengan hanya berbekal umur 18th ia sudah
siap untuk lulus. mahasiswa termuda yang tidak akan pernah dibayangi oleh hantu
MA (Mahasiswa Abadi). memiliki otak yang encer dan wajah bak artis korea,
mahasiswa ini menjadi idaman setiap mahasiswi dan ibu-ibunya. berasal dari
keluarga menengah dan hampir kebawah tidak membuat laki-laki ini patah semangat
untuk tidak berbelok menjadi seorang pekerja. ia akan tetap lurus maju kedepan
untuk selalu menjadi seorang pelajar. karena baginnya belum saatnya bekerja
jika ia belum tamat belajar.
lulus dari SD
dengan puluhan tepuk tangan membuatnya maju berlangkah-langkah puluhan kilo. sejak
TK-SD ia bersekolah di kampung nya. kampung yang jauh akan gedung-gedung
penembus langit dan berbagai macam modernisasi. tapi kini, ia tlah berkamuflase menjadi
seseorang yang modern sejak SMP-SMA-MAHASISWA.
"OZI,
bukumuuuu...O." teriak ecik teman satu les"an yang kini menjadi satu
jurusan.
"apaan?!"
jawabnya dengan sikap keras nya.
"bukumu"
sambil mengajukannya dihadapan ozi dengan getaran yang membabibuta dari mata
hingga unjung kaki.
"hm. thx. gausah
gemeteran gitu biasa aja. gue cabut dulu."
"i..i..iya.
gu..gu..gue ga gemeter kok. maksih ya."
Ecik Collins
adalah seorang mahasiswi yang terbilang masih muda bahkan anak-anak walaupun
umur nya ga sebanding sama tingkah lakunya. cewe ini lahiran di German, 4 tahun
disana 16 tahun di Indonesia. cewe ini kembangnya kampus. selain rambutnya yang
pirang kaya habis dicat dan kulitnya putih kinclong tanpa gosong di satu titik
manapun cewe ini juga aktif di berbagai organisasi di kampusnya. cewe yang kadang
jadi cewe songong ini kadang juga bisa jadi cewe pemurung, riang, ramah, kadang
juga galak. menurut teman-teman mereka cewe inilah satu-satu cewe yang selalu
mengalami PMS (Pra-menstruasi) karna ga tentu banget suasana hatinya. mudah BM (bad mood) mudah nggak dan
mudah Marah mudah nggak juga. satu kaata FREAK tapi cantik dan berbakat. itu lah manusia, penuh dengan keanekaragaman.
ecik memiliki
perasaan kepada Ozi mahasiswa yang akan lulus sebentar lagi ini sejak ia satu
bimbel dengannya. tahapan ia jatuh hati pada ozi pun dimulai dari tatap pertama
di bimbel. secara ringkas sepertiini.
1. bertatapan di
depan motor masing-masing
2. ngga sengaja
beli jajan yang sama dan bayar dengan uang yang sama dengan nasib yang sama. ga
ada kembaliannya.
3. ngga sengaja
duduk sebelahan di kursi duduk ruang tunggu
4. ngga sengaja
ketemu di tangga yang sempit dan parah nya cowo itu(ozi) senyum
semua itu terjadi
secara ngga sengaja . dan kini secara sengaja
1. gue tabrakan
diri gue sampai buku-buku pada jatuh kaya difilm gitu
2. gue pura-pura
kesandung didepannya
3. pura-pura guru
bimbel gak masuk dan jadideh satu guru sama dia, satu pelajaran sama dia dan
satu ruangan. owh mampus, gue tergila-gila sama itu orang.
semua yang gue
lakuin pun berhasil. saat nunggu jemputan akhirnya gue tau siapa nama nya, gue
tau dia sekolah mana dan parahnya gue sampe terperanjat waktu dia cerita
mengenai umurnya. gila bookk.. gila tujuh turunan. dulu waktu dia mau lulus SMA umurnya baru nginjak 15th. oke gue ngga heran kalau sekolah nya cepet
karena dari SMP-SMA ikut sekolah acceleration (percepatan 2thn). oke gue itu faham tapiii umurnya??
childish banget ngga kaya gue umur adult tingkah laku childish. emang otak
dewa tuh bocah.
kini kisah
pra-mahasiswa pun dimulai. antara ozi dan ecik. mahasiswa dan mahasiswi yang
paling banyak mendapat tepuk tangan dari satu kampus dan paling banyak
mengumpulkan piala. seperti piala itu adalah tugas bagi mereka yang perlu
dikumpulkan secepat mungkin bukan kapan-kapan saja. diantara mereka berdua
ternyata terselip perasaan yang sama. tetapi karna kondisi, dan situasi mebuat mereka
berdua hanya memendam nya. memendam sependam-pendamnya sampai tak ketara.
permulaan rasa sakit memang ada tapi merekalah aktor dan aktris itu. mereka lah
yang berperan jadi sesakit apapun itu mereka lah yang merasakan.tapi ada
kalanya rasa sakit itu ber-metamorfosis menjadi rasa berbunga. karna bagi ecik
sakit ada tapi penuntasan sakit pun ada. ia lah sang primadona itu ialah
casanova dan supernova dan ia lah badai itu.
dulu ia
tergila-gila akan cinta semu 2thn nya tapi sekarang ia muak akan cinta nya itu.
tapi ia tidak pernah bosan mengumpulkan percikan rasa demi rasa, rindu demi rindu,
dan sayang demi sayang.
sudah berlanjut
cinta ozi terhadap ecik hampir sampai 3thn. ia tau betul bagaimana perasaan
nya. mungkin hanya kelulusannya lah yang menentukan akan kah ia akan menemukan
seseorang lain disana atau ia hanya stay di ecik seorang. semua itu hanya lah
ilusi yang selalu ia bayangkan. ilusi menghantui nya setiap ia bertemu dengan
nya. ilusi itu bagaikan hantu penasaran yang mati dengan paksaan dan bergentayangan
dari siang hingga malam. cukup berbelit-belit kisah cinta nya. menangispun
tidak akan cukup untuk menuntaskan. jika ia bisa ia ingin mengatakan kepada
tuhan
"tuhan, kenapa aku harus menjadi diriku kenapa aku tidak menjadi orang itu dan kenapa orang itu selalu menginginkan apa yang ku inginkan dan kenapa orang itulah yang selalu memenangkan game ini tuhann??"
ia selalu
menceritakan apa yang ia rasakan kepada tuhannya.
"tuhan aku
sangat percaya bahwa tuhan itu adil. tapi kenapa aku belum merasakan keadilanmu
itu. apa karna aku punya kelebihan lain??"
lagi. ia
menceritakan lagi kisahnya.
"tuhan hari
ini aku bertemu dengan nya. tapi ia bersama dengan orang yang kubenci. boleh
kah aku memusnahkannya tuhan?? atau mungkin aku harus menyingkirkannya. aku
hanya ingin jari yang ia genggam adalah jari ku bukan jarinya."
lagi. lagi. ia
menceritakan lagi.
"tuhan ia
makan bersamanya. dan aku ada dihadapan mereka. mereka bercanda tertawa,
tersenyum, bersamaku seperti tidak pernah terjadi apa pun padahal sesuatu yang
dahsyat telah terjadi didalam hati ku. ledakan demi ledakan saat aku melihat
senyum indah itu ia tunjukkan bukan untukku tapi untuknya. tidak kah wanita
dihadapanku itu tidak merasa ingin memiliki ku karna kelebihan ku?? aku selalu
ingin menjadi seperti deddy corbuzier tuhan.. aku ingin membaca fikirannya ,
membaca hati nya adakah terselip sedikit rasa terhadapku?? jika ada aku akan
melakukan segalanya agar ia bisa melihatku bahwa aku lah orang yang selalu
menyelipkan rasa demi rasa dan cinta demi cinta itu bukan lelaki yang disamping
nya. tuhan berkati lah aku dengan mukjizatmu."
setelah sekian
tahun ia memendamnya ini lah action nya.
"tuhan hari
ini ada perayaan, kuatkan aku karna ia pasti akan bersama lelaki itu, kuat kan
dan tabah kan aku tuhan, dan tolong berikan aku mukjizatmu hanya untuk hariini
tuhan."
20.00 WIB
perayaan kelulusan "Prom Night"
"yaa.. prom
night kali ini akan segera kita buka. selamat berpesta dan bersenang-senang.
tapi ingat sebentar lagi takdir baru kita akan menyambut. kemanakah kita akan
melangkah?! ikuti kata hati mu. hatimu yang akan menuntumu kemana kamu akan
maju. dan hati mu lah yang akan membawa mu kemana dirimu akan melabuh. happy ur
finally?!" pesan terakhir dari ketua penyelenggara 'Ecik'.
ya, ecik benar.
ikuti kata hati. tapi haruskah aku melakukannya sekarang?? benarkah aku harus
melakukannya?? aku ingin dia tau bahwa aku mau dia tau aku mencintainya. tapi
aku belum siap menghadapi takdir apa yang ada dihadapanku nanti. tapi mungkin ini
kesempatan terakhir ku mengatakan. dia akan segera pergi. begitupun aku. aku
akan segera mengatakan dan semua akan berakhir. aku akan kembali hidup normal.
ya. aku akan mengatakannya.
"hai bocah, sendirian aja nih." sapa ecik ke ozi yang duduk lesu sendirian di
pojokan.
"oh ngga kok
nih sama kursi."
"haha, bisa
aja ya loe. sana gabung sama temen-temen. liat deh muka loe kaya orang bayak
utang tau ngga."
"gue emang
lagi mikir sesuatu tapi bukan utang juga."
"terus
apaa?? cerita dong.cerita" sambil duduk disamping ozi.
"kepo ya
loe?!" dengan nada sarkastik.
"ah elo zi,
di kepo in ngga mau. dikalahin ngga mau. di bodohin ngga bisa. terus mau
diapain??"
sontak ozi pun
terperanjat. fikiran-fikiran untuk berkata jujur pun terbersit di otaknya. ia
berdiri kaku, gemetar, keringat dingin bercucuran. hal itu pun dilihat cermat
oleh ecik yang bingung akan tingkah laku ozi yang tiba-tiba berubah.
"zi, kebelet
boker? atau pipis? disini emang gerah tapi ngga sampai keringetan gitu. apa
jangan-jangan kamu sakit?" tanya ecik di depan wajah ozi dengan satu
tangannya mencengkaram bahu ozi.
"zi,loe
kenapa sih? ya ampun keringet loe.." sambil menyeka keringat ozi dengan
sapu tangan milik ecik.
"cik,
gue.." pengakuan ozi pun dimulai.
"keringetan?
iya gue tau kok."
"bukan.."
"terus
kenapa? pingin boker??"
"bukan cik,
tapii"
"tapi
kenapa? ngomong dong susah amat sih ngomong kamu itu kaya azis gagap tau ngga.
kamu kenapa? pingin pipis? tuh toilet belakang kamu."
"O.O.N
banget sih kamu cik."
"maksud kamu
tuh apa? gue bicara baik-baik ya." dengan nada tinggi
"loe tuh
bego atau apa sih, peka dong jadi orang."
"eh emang
loe tuh siapa. gue emang bego dibanding loe. tapi gue ngga sehina loe. loe kira
temen-temen dibelakang loe pada muji loe gitu aja? asal loe tau ngga ada satu
orang pun yang mau jadi temen loe. dasar cowo udik. norak. miskin. kalau bukan
karna uang dari bokap kiata-kita loe ngga bakal bisa sekolah disini dan
terkenal disini. se-pintar apa loe emangnya. loe hanya ngandelin pengetahuan
buku aja. mana pengetahuan umum loe? dasar udik. satu kata dari gue. CUKUP hari
ini loe tambah buat gue jadi benci sama loe."
"jadi selama
ini loe benci ke gue?!"
"iya. semua
anak-anak juga tau. loe itu penghalang bagi gue."
"segitu
bencinya kah loe ke gue?"
"iya.
benci,benci. sungguh sungguh benci. seakan-akan tangan gue ini ingin
menyingkirkan loe sendiri. asal loe tau dari 1000 cewe yang muja loe hanya gue yang bakal berpaling dari loe."
"tapi cik,
selama ini gue ngga pernah nyusahin hidup loe. gue berkarya loe pun
berkarya. gue pemenang loe pun pemenang!"
"di dunia
ini hanya ada satu pemenang. dan loe pasti tau itu"
"tapi cik, gue.."
"apalagi?
jangan pernah ucapkan satu kata pun yang akan buat gue tambah benci sama loe.
cukup sampai disini."
"owh, oke.
loe kira hanya loe yang selama ini tertekan haa??. loe kira hanya loe yang
ingin terkenal. oke gue akui pengetahuan umum gue nol besar. tapi asal loe tau
gue sekolah disini murni keringat gue. bukan karna orang belakang maupun pintu
belakang. hanya orang-orang sepertimu yang akan melakukan suatu hal yang hina
itu. kamu lebih hina dibanding seekor anjing di tempat pembuangan sampah."
mereka pun
bertatap-tatapan menunjukkan rasa benci terhadap dirinya masing-masing. rasa
cinta yang terselip diantara mereka kini sudah usang dan berpindah rasa menjadi
benci. hanya sebuah kata yang terucap dan kejadian dahsyat itu pun terjadi.
sungguh diluar bayangan mereka berdua. kini bagi mereka yang ada dihadapan
hanyalah sebuah batu besar yang sangat usang perlu dihajar agar dapat pelajaran
biar nanti ada penyesalan.
karna ego
masing-masing tidak ada dari mereka pun yang mengakatan kata maaf. sedetik pun
mereka tidak berpindah dari posisi semula. api yang membara masih terasa
diantara mereka. Mungkin cinta itu kejam tapi tidak se-kejam jika kita
merasakan.
setelah beberapa
menit berlalu akhirnya sesi tatap-menatap pun usai. sebelum usai suatu kejadian
tak terduga pun terjadi. ozi terjatuh kedepan akiibat dorongan temannya dari
belakang. ia menimpa ecik yang jelas-jelas sudah mundur satu langkah. mungkin
ini lah yang dimaksud tuhan sebagai mukjizat. dan mungkin ini lah awal dari
transformasi dari cinta ke benci kembali ke cinta.
jatuh ter
telungkup dengan bibir ecik dan ozi menempel satu sama lain seperti ada lem
yang menyatukan. tapi mungkin memang itulah lem. lem dari cinta mereka berdua
yang sudah sekian tahun mereka pendam.
ruangan yang
penuh dengan makhluk hidup itu hening seketika. bagi mereka berdua yang terdengar hanya suara
nafas, desiran darah yang mengalir cepat memompa jatung berdetak kencang. nafas
mereka hanya tercekat sampai bibir mereka. begitu lembut dan tenang. perasaan
mereka bersatu padu. tanpa kompromi apapun jantung mereka berdetak cepat
seirama musik rock metal, gebukan drum perkusi, dan tabuhan bedug masjid. hembusan
angin surga meyertai mereka. sampai pada akhirnya mereka tersadar. ozi
terlonjak kaget melihat semua orang memandanginya. ecik hanya bisa terpaku.
terbujur kaku seperti zombi bengun tidur. sampai pada akhirnya ia tersadar. dan
ozi pun membawa nya menuju tempat yang jauh dari keramaian. ia akan mengaku
sekarang hati nya sudah menggebu-gebu. ia ingin melihat akhir kisah nya.
mungkin merana.
"cik, aku
ingin bilang kalau aku suka sama kamu." dengan suara bergetar ia pun
melanjutkan."mungkin aku memang hina. tapi orang hina ini sudah mencintai
mu jauh sebelum aku tau bahwa rasa cinta ini buat kamu cik."
"zi, kamu
benar lebih hina aku daripada anjing. aku hanya tidak suka direndahkan oleh orang
lain tapi menit yang lalu kamu menyadarkanku betapa rendahnya aku ini."
"ngga cik,
kamu yang terindah. tidak ada kata hina dan rendah dari sosok mu ini. maafkan
aku cik"
"ngga zi,
aku yang harus minta maaf"
"maaf cik,
tapi aku mencintai kamu"
"zi, bagiku
cinta hanyalah sebuah simbol dari rasa ingin memiliki. sedangkan memiliki adalah hasil dari perjuangan dan pengorbanan. apa kamu sudah berkorban
demi aku? cinta baruku sudah 1thn dan sudah banyak mengorbankan apapun. bukan
hanya harta tapi perasaan dan martabat. mungkin benar kalau diawal pertama aku
tergila-gila akan cinta 1thn ku. tapi mungkin benar juga bahwa aku sudah jenuh
akan cinta 1thn ku ini. mungkin kamu akan menyesalinya. aku ingin bersama mu.
aku lebih dulu meyukai mu dibanding yang kau tau. bukan hanya menyukai tapi
juga mencintai. tapi itu terlalu semu bagi ku."
"cik, jika
aku tau sesungguh nya tidak akan ada yang semu bagi cinta kita. aku akan
melakukan segalanya untuk ku bisa bersama mu cik. aku sungguh dan sangat
mencintai mu."
"cinta mu
hanya hasrat semata zi. membuatnya menjadi nyata tidak mudah seperti yang kau
katakan. kau akau melakukan segalanya?? justru aku yang harus melakukan
segalanya itu. aku ingin kita bersama tapi tidak dengan orang lain
mengetahuinya."
"apa mungkin
maksud mu kita bersama tapi kamu masih bersama dia?!"
"lalu apa
yang harus ku lakukan? keluarga mereka sudah mengetahui ku, begitu pun keluarga
ku. sangat sulit untuk ku melepaskan. sangat sulit juga buatku nyakitin dia.
tapi aku juga ngga ingin kamu sakit zi.. aku ngga ingin kesempatan kedua. aku
ingin memilikimu. tapi semuanya terlambat. jika posisi kita terbalik apa yang
bakal kamu lakuin?"
"cik mungkin
ini memang sulit, tapi kalau untuk menjadi bayang-bayang mu aku ngga
sanggup."
"bukankah
selama ini kamu sudah menjadi bayanganku" dengan cucuran air mata ia
mengungkapkan segalanya. "aku menunggu sekian tahun pengakuanmu. dari dulu
aku takut hal ini akan terjadi. ketika kamu mengakui hal ini, rasa ingin
memilikimu bertambah zi. kamu yang selalu memulai nya. bukan kah kamu yang harus
bertanggung jawab??"
dengan memegang
tangan ecik erat-erat ia pun mengaku "aku memang terlambat. salahkan aku
tapi maafkan aku. aku terlalu pengecut untuk mengakuinya. aku akan bertanggung
jawab atas segalanya. rasa cinta ku ini bukanlah untuk rasa ingin memiliki.
pengakuan ku ini bukan untuk membuatmu bingung aku hanya ingin kau tau bahwa
aku selalu dan akan mencintaimu. lakukan apapun yang ada didepan mu. akan akan
menunggu di ujung jalan perjalananmu. aku akan menanggung semua beban ini.
tetap maju lah kedepan jangan biarkan matamu menoleh kebelakang. ingat aku akan
selalu ada di akhir perjalananmu." tangan yang halus dan lembut itu pun
perlahan lepas dari genggaman. tetesan demi tetesan jatuh membabibuta. isakan
tangis hanya perwakilan tapi erangan hati tidak ada yang tau siapa yang
mendengar.
"zi, aku
cinta kamu zi"
"makasih
cik, dan maaf. besok penerbanganku ke Australia sekaligus penerbangan mu ke
Jepang. aku ingin kamu bahagia disana bersamanya. aku akan selalu menunggumu
dan menyusulmu kesana. maaf."
"zi..."
dengan tegap dan
tabah ozi pun mengakui bahwa ini lah takdirnya. ia akan selalu mengakui bahwa
dialah pengecut itu. sesuai nama nya ozi SUCKspieres. ia melangkah disertai tetesan air
mata di pipinya. tangisan ecik membuatnya berhenti melangkah ia
berputar dan kembali menemui ecik. untuk terakhir, ia mencium bibir ecik yang
basah akan air mata. ciuman itu sebagai akhir tanda perpisahan cinta semu
mereka. tidak ada yang tau begaimana mereka menghadapi terpaan perasaan yang
sampai sekarang masih sama. bertahun-tahun mereka memendam. berbulan-bulan
mereka merasakan sakit itu. dan inilah akhir kisah cinta mereka. dibalik semua
nya kisah cinta sangat lah rumit. berbelit-belit sampai yang mengalami lari
terbirit-birit. kisah cinta mereka berakhir di berbagai belahan dunia. tidak
ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjut nya karna kita hanya penonton dan
pemberi alur cerita. dan merekalah sang producer sekaligus aktris dan aktor
itu. akan kah tuhan berperan dalam kisah selanjutnya?? jawabannya mungkin YA.
sebagai rescue.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar